Tampilkan postingan dengan label Ilmu Agama Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Agama Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Mei 2015

Mengupas Mimpi Buruk Dalam Islam

Asaalamu'alaikum Wr.Wb.

Bertemu lagi bersama saya Agus Triana, kali ini saya akan menulis Artikel tentang Mengupas Mimpi Buruk Dalam Islam.
"Selamat Membaca"

Apa yang mesti kita lakukan dengan mimpi buruk ?
Apa setiap mimpi mempunyai makna atau pertanda ?

الرؤيا ثلاث حديث النفس وتخويف الشيطان وبشرى من الله
Mimpi itu ada 3:
1. Bisikan hati
2. Ditakuti setan
3. Kabar gembira dari Allah
(Bukhari)

1. Mimpi: “Bisikan hati”: terkadang seseorang memikirkan sesuatu ketika sadar. Karena terlalu serius memikirkan, sampai terbawa mimpi.

2. Mimpi: “Ditakuti setan”: mimpi yang datang dari setan. Bentuknya bisa berupa mimpi basah atau mimpi yang menakutkan.

3. Mimpi "kabar gembira dari Allah:. Mimpi ini berisi sesuatu yang baik dan menggembirakan kaum muslimin. (Dr. Musthafa Dhib al-Bugh)

Dari jenis mimpi, mimpi buruk termasuk salah satu permainan setan kepada bani Adam. Mereka ingin menakut-nakuti manusia.

Arab badui bertanya Nabi , “Ya rasulullah, aku bermimpi kepalaku dipenggal lalu menggelinding kemudian aku berlari kencang mengejarnya”...

...Nabi bersabda kepada orang tersebut, “Jangan kau ceritakan kepada orang lain ulah setan yang mempermainkan dirimu di alam mimpi”...

“Jangan menceritakan ulah setan yang mempermainkan dirinya dalam alam mimpi
(HR Muslim)

Apa Yang harus dilakukan ketika mimpi buruk ???

Ada beberapa hal yang diajarkan Rasulullah ketika seseorang mimpi buruk:

1. Meludah/mengisyaratkan kekiri 3 kali.

2. Mohon perlindungan 3X,
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
“A’udzu billahi minas-syaithanir-rajiim” atau bacaan ta’awudz lainnya).

3. Memohon perlindungan kepada Allah dari keburukan mimpi tersebut.

4. Atau sebaiknya dia bangun kemudian melaksanakan Shalat.

5. Mengubah pisisi tidurnya dari posisi semula ia tidur, jika ia ingin melanjutkan tidurnya, seperti memutar ke kiri.

6. Tidak boleh menceritakan/ menafsir mimpi itu dengan keburukan, baik menafsir sendiri atau dengan meminta bantuan orang lain.

“Jika kalian mengalami mimpi yang dibenci (mimpi buruk) hendaklah meludah kesebelah kiri tiga kali, ...(HR. Muslim)

...dan memohon perlindungan dari Allah dari godaan setan tiga kali, kemudian mengubah posisi tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim)

Kemdian, jangan ceritakan mimpi (buruk) itu kepada siapapun, maka mimpi itu tidak akan memberikan dampak buruk kepadanya.” (HR. Muslim)

Abu Qatadah: Sungguh saya bermimpi yang saya rasa lebih berat dari pada gunung, setalah aku mendengar hadis ini aku tidak peduli mimpi itu.

Barangsiapa bermimpi yang tidak disukainya (mimpi buruk), hendaklah dia melaksanakan shalat.”
(HR. at-Tirmidzi dishahihkan al-Albani)

Agar tidak mimpi buruk?
1. Doa
2. Keadaan suci/berwudhu
3. Baca ayat kursi
4. 2yat terakhir alBaqarah
5. Surat 3 Qul 3x dan diusapkan ke tubuh

Jika diantaramu mimpi buruk, hendaklah ia
1. Bangkit melaksanakan shalat dan
2. Janganlah ia ceritakan kepada orang lain”
[Bukhaariy no. 7017]

“Jika hendak tidur maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari no. 247)

Nabi ketika di tempat tidur di setiap malam, mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan...

1. Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash)
2. Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan
3. Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas)...

Kemudian mengusapkan kedua telapak tangan pada anggota tubuh yg mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah & tubuh bagian depan. 3X (Bukhari)

“Apabila Nabi hendak tidur, beliau mengucapkan:
بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا
Ya Allah aku mati dan aku hidup.
[Bukhari]

Sekian Artikel tentang Mengupas Mimpi Buruk Dalam Islam semoga bermanfaat bagi kita semua.
Amiin yaa rabbal al'amin.

Wasaalamu'alaikum Wr.Wb.

Kamis, 18 September 2014

Bacaan Harian | Agus Triana

                       Bacaan Harian

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariika lahuu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadir

Arti: Tidak ada ilah (yang berhaq disembah) selain Allah Yang Maha Tunggal tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu

Cara Membaca: dibaca 100X dalam sehari

Keutamaan: pahala seperti membebaskan sepuluh orang budak, ditetapkan baginya seratus hasanah (kebaikan) dan dijauhkan darinya seratus keburukan dan baginya ada perlindungan dari (godaan) setan pada hari itu hingga petang dan tidak ada orang yang lebih baik amalnya dari orang yang membaca doa ini kecuali seseorang yang mengamalkan lebih banyak dari itu

H.R. Bukhori

Senin, 02 Juni 2014

Khasiat Ayat Lima

Bismillahir rahmaanir rahiim,
Alam tara ilalmala-i min banii israa-liila min ba'di
muusaaidz qaalu linnabiyyi lahu-mub'ats lanaa
malikan nuqaatil fii sabiilil-laahi qaala hal 'asaitum
in kutiba 'alaiku-mul qitaalu an laa tuqaatiluu
qaaluu wa maa lanaa an laa nu qaatila fi
sabiilillaahi wa qad ukhrijnaa min diyaarinaa wa
abnaa-inaa, falammaa kutiba 'alaihimul qitaalu
tawallau illaa qaliillan-minhum wallaahu 'aliimun
bidl dlaalimiin. ﺃَﻟَﻢْ ﺗَﺮَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﻠَﺈِ ﻣِﻦْ ﺑَﻨِﻲ ﺇِﺳْﺮَﺍﺋِﻴﻞَ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِ
ﻣُﻮﺳَﻰٰ ﺇِﺫْ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻟِﻨَﺒِﻲٍّ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﺑْﻌَﺚْ ﻟَﻨَﺎ ﻣَﻠِﻜًﺎ ﻧُﻘَﺎﺗِﻞْ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ
ﺍﻟَّﻪِ ۖﻗَﺎﻝَ ﻫَﻞْ ﻋَﺴَﻴْﺘُﻢْ ﺇِﻥْ ﻛُﺘِﺐَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢُ ﺍﻟْﻘِﺘَﺎﻝُ ﺃَﻟَّﺎ ﺗُﻘَﺎﺗِﻠُﻮﺍ ۖﻗَﺎﻟُﻮﺍ
ﻭَﻣَﺎ ﻟَﻨَﺎ ﺃَﻟَّﺎ ﻧُﻘَﺎﺗِﻞَ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟَّﻪِ ﻭَﻗَﺪْ ﺃُﺧْﺮِﺟْﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺩِﻳَﺎﺭِﻧَﺎ
ﻭَﺃَﺑْﻨَﺎﺋِﻨَﺎ ۖﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻛُﺘِﺐَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢُ ﺍﻟْﻘِﺘَﺎﻝُ ﺗَﻮَﻟَّﻮْﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﻗَﻠِﻴﻠًﺎ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ۗﻭَﺍﻟَّﻪُ
ﻋَﻠِﻴﻢٌ ﺑِﺎﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ
Artinya : Apakah kamu tidak memperhatikan
pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa,
yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi
mereka:"Angkatlah untuk kami seorang raja
supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di
jalan Allah". Nabi mereka menjawab:"Mungkin
sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu
tidak akan berperang." Mereka
menjawab:"Mengapa kami tidak mau berperang di
jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah
diusir dari kampung halaman kami dan dari anak-
anak kami?". Maka tatkala perang itu diwajibkan
atas mereka, merekapun berpaling, kecuali
beberapa orang saja di antara mereka. Dan Allah
Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim.
[Qs.Al-Baqarah :(246) ]
Laqad sami' allaahu qaulal ladziina qaaluu
innallaaha faqiirun wa nahnu aghniyaa-u
sanaktubu maa qaaluu wa qatlahumul-anbiyaa-a
bi ghairi haqqin wa naquulu dzuuquu a'dzaabal
hariiqin.
ﻟَﻘَﺪْ ﺳَﻤِﻊَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻗَﻮْﻝَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻓَﻘِﻴﺮٌ ﻭَﻧَﺤْﻦُ
ﺃَﻏْﻨِﻴَﺎﺀُ ۘﺳَﻨَﻜْﺘُﺐُ ﻣَﺎ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻭَﻗَﺘْﻠَﻬُﻢُ ﺍﻟْﺄَﻧْﺒِﻴَﺎﺀَ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﺣَﻖٍّ ﻭَﻧَﻘُﻮﻝُ
ﺫُﻭﻗُﻮﺍ ﻋَﺬَﺍﺏَ ﺍﻟْﺤَﺮِﻳﻖِ
  Artinya :  Sesungguhnya Allah telah mendengar
perkataan orang-orang yang mengatakan:"
Sesungguhnya Allah miskin dan kami kaya ". Kami
akan mencatat perkataan mereka itu dan
perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa
alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan
(kepada mereka):" Rasakanlah olehmu azab yang
membakar."
[Qs.Ali-'Imraan :(181) ]
Alam tara ilal ladziina qiila lahum kuffuu aidiyakum
wa aqiimuush shalaata wa aatuz zajaata falammaa
kutiba 'alaihi mul qitaalu idzaa fariiqun minhum
yakhsyaunan naasa kakhasy-yatillaahi au asyadda
khasy-yatan wa qaaluu rabbanaa li ma tabta
'alainaal qitaala laulaa akhkhartanaa ilaa alain
qariibin qul mataa'ud dunyaa qaliilun wal aakhiratu
khairun limanit taqaa wa laa tudl-lamuuna fatiilan.
ﺃَﻟَﻢْ ﺗَﺮَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻗِﻴﻞَ ﻟَﻬُﻢْ ﻛُﻔُّﻮﺍ ﺃَﻳْﺪِﻳَﻜُﻢْ ﻭَﺃَﻗِﻴﻤُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓَ
ﻭَﺁﺗُﻮﺍ ﺍﻟﺰَّﻛَﺎﺓَ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻛُﺘِﺐَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢُ ﺍﻟْﻘِﺘَﺎﻝُ ﺇِﺫَﺍ ﻓَﺮِﻳﻖٌ ﻣِﻨْﻬُﻢْ
ﻳَﺨْﺸَﻮْﻥَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻛَﺨَﺸْﻴَﺔِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻭْ ﺃَﺷَﺪَّ ﺧَﺸْﻴَﺔً ۚﻭَﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻟِﻢَ
ﻛَﺘَﺒْﺖَ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﺍﻟْﻘِﺘَﺎﻝَ ﻟَﻮْﻟَﺎ ﺃَﺧَّﺮْﺗَﻨَﺎ ﺇِﻟَﻰٰ ﺃَﺟَﻞٍ ﻗَﺮِﻳﺐٍ ۗﻗُﻞْ ﻣَﺘَﺎﻉُ
ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻗَﻠِﻴﻞٌ ﻭَﺍﻟْﺂﺧِﺮَﺓُ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟِﻤَﻦِ ﺍﺗَّﻘَﻰٰ ﻭَﻟَﺎ ﺗُﻈْﻠَﻤُﻮﻥَ ﻓَﺘِﻴﻠًﺎ
Artinya :   Tidakkah kamu perhatikan orang-orang
yang dikatakan kepada mereka:"Tahanlah
tanganmu (dari berperang), dirikanlah sembahyang
dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada
mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari
mereka (golongan munafik) takut kepada manusia
(musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan
lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata:"Ya
Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang
kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan
(kewajiban berperang) kepada kami sampai
kepada beberapa waktu lagi?"
Katakanlah:"Kesenangan di dunia ini hanya
sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-
orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan
dianiaya sedikitpun.
[Qs.An-Nisaa' :(77) ]
Watlu 'alaihim naba-abnai aadama bil haqqi idz
qarraba qurbaanan fa tuqubbila min ahadi himaa
walam yutaqabbal minal -aakhari qaala laa
aqtulannaka qalaa innamaa yataqabbalullaa hu
minal muttaqiin.
۞ ﻭَﺍﺗْﻞُ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻧَﺒَﺄَ ﺍﺑْﻨَﻲْ ﺁﺩَﻡَ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ ﺇِﺫْ ﻗَﺮَّﺑَﺎ ﻗُﺮْﺑَﺎﻧًﺎ ﻓَﺘُﻘُﺒِّﻞَ
ﻣِﻦْ ﺃَﺣَﺪِﻫِﻤَﺎ ﻭَﻟَﻢْ ﻳُﺘَﻘَﺒَّﻞْ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺂﺧَﺮِ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﺄَﻗْﺘُﻠَﻨَّﻚَ ۖﻗَﺎﻝَ ﺇِﻧَّﻤَﺎ
ﻳَﺘَﻘَﺒَّﻞُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ
  Artinya :  Ceriterakanlah kepada mereka kisah
kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang
sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan
korban, maka diterima dari salah seorang dari
mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang
lain (Qabil). Ia berkata (Qabil):"Aku pasti
membunuhmu!". Berkata Habil:"Sesungguhnya
Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang
yang bertakwa".
[Qs.Al-Maaidah :(27) ]
Qul man rabbus samaawaati wal ardhi? Qul
afattakhadztummin duunihii auliyaa-a laa
yamlikuuna li anfusihim naf'an wa laa dlarram qul
hal yastawill a'maa wal bashiiru amhal tastawidl
dlulumaatu wan nuuruam ja'aluu lillaahisyurakaa-a
khalaquu laihim qulillaahu khaaliqu kulli syai-in wa
huwal waahidul wahhaaru.
ﻗُﻞْ ﻣَﻦْ ﺭَﺏُّ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻗُﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪُ ۚﻗُﻞْ ﺃَﻓَﺎﺗَّﺨَﺬْﺗُﻢْ ﻣِﻦْ
ﺩُﻭﻧِﻪِ ﺃَﻭْﻟِﻴَﺎﺀَ ﻟَﺎ ﻳَﻤْﻠِﻜُﻮﻥَ ﻟِﺄَﻧْﻔُﺴِﻬِﻢْ ﻧَﻔْﻌًﺎ ﻭَﻟَﺎ ﺿَﺮًّﺍ ۚﻗُﻞْ ﻫَﻞْ
ﻳَﺴْﺘَﻮِﻱ ﺍﻟْﺄَﻋْﻤَﻰٰ ﻭَﺍﻟْﺒَﺼِﻴﺮُ ﺃَﻡْ ﻫَﻞْ ﺗَﺴْﺘَﻮِﻱ ﺍﻟﻈُّﻠُﻤَﺎﺕُ ﻭَﺍﻟﻨُّﻮﺭُ ۗﺃَﻡْ
ﺟَﻌَﻠُﻮﺍ ﻟِﻠَّﻪِ ﺷُﺮَﻛَﺎﺀَ ﺧَﻠَﻘُﻮﺍ ﻛَﺨَﻠْﻘِﻪِ ﻓَﺘَﺸَﺎﺑَﻪَ ﺍﻟْﺨَﻠْﻖُ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ۚﻗُﻞِ
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺧَﺎﻟِﻖُ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻭَﻫُﻮَ ﺍﻟْﻮَﺍﺣِﺪُ ﺍﻟْﻘَﻬَّﺎﺭُ
Artinya :   Katakanlah:" Siapakah Tuhan langit dan
bumi?"Jawabnya:" Allah ". Katakanlah:" Maka
patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu
dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai
kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi
diri mereka sendiri? ". Katakanlah:" Adakah sama
orang buta dan orang yang melihat, atau samakah
gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka
menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat
menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua
ciptaan itu serupa menurut pandangan
mereka?"Katakanlah:" Allah adalah Pencipta segala
sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi
Maha Perkasa ".
[Qs.AR-Ra'd :(16) ]
Penjelasan dan khasiat mengamalkan AYAT LIMA :
Ayat lima ialah ayat-ayat yang diambil dari lima
surah dalam Al-Quran:
1. Surah Al-Baqarah ayat 246.
2. Surah Ali-Imran ayat 181
3. Surah An-Nisaa ayat 77.
4. Surah Al-Maidah ayat 27.
5. Surah Ar-Rad ayat 16.
Setiap satu dari lima ayat itu terdapat sepuluh huruf
QAF (kaf besar), sebab itulah ayat lima ini boleh
juga disebut dengan Ayat Lima Puluh QAF.
Ibnu Mas’ud r.a meriwayatkan bahawa Rasulullah
s.a.w selalu membaca ayat lima ini baik beliau
sedang berada dalam negeri atau sedang dalam
perjalanan dalam peperangan. Dalam peperangan
beliau selalu dapat mengalahkan orang-orang kafir
dan orang-orang munafik dan selalu mendapat
pertolongan ALLAH S.W.T.
Sayyidah Aisyah r.a meriwayatkan bahawa
Rasulullah s.a.w menerangkan bahawa bila ayat
lima ditulis di dalam bejana, kemudian diisi air dan
airnya diminum pada hari jumaat, maka ALLAH
akan menyembuhkan penyakitnya kemudian diisi
hatinya dengan nur hidayah, keyakinan dan kasih
sayang.
Bila selalu dibaca oleh seorang pemimpin, maka
akan ditetapkan hatinya oleh ALLAH S.W.T dan
diberi pengaruh serta kekuatan, dan patuh
kepadanya semua orang-orang yang dipimpinnya.
Jika ditulis dan digantungkan pada hujung senjata
untuk menghadapi musuh dalam pertempuran,
maka ALLAH akan memecah-belahkan kekuatan
musuh.
Jika menghadap raja yang kejam, ia akan
terpelihara dari kekejamannya dan tipu dayanya.
Ayat lima adalah dinding dari kejahatan manusia
dan jin serta syaitan.
Salman Al-Farsi r.a berkata: Rasulullah s.a.w
mengajarkan kepadaku ayat lima kemudian beliau
berkata: siapa yang membaca dan
mengamalkannya, ALLAH S.W.T akan melanjutkan
usianya dan mengampuni dosanya dan mudah
tercapai apa yang dikehendaki. (keterangan ini
diambil dari Tafsir Al-Arais)
Syekh Majduddin r.a. mengatakan : Sesungguhnya
di dunia ini terdapat 4000 wali yang terdiri dari wali
Autat, Abdal, Rijalul ghoib dan wali quthub, Semua
wali ini mengamalkan ayat lima.
Bila anda ingin bisa bertemj dengan mereka, maka
tulislah ayat lima dan pergunakanlah sebagai
azimat. Kemudian bacalah ayat lima ini, setiap hari
dan malam.
Syekh Asyadali pernah bertemu dengan wali
Quthub, ia berwasiyat agar membawa tulisan ayat
lima serta membacanya. Dan ia akan dibukakan
pintu pertolongan dan memperoleh derajat Quthub.
Syekh Jamil Al - Yamani bercerita pernah bertemu
dengan wali Quthub dan diberi ijazah ayat lima ini,
kemudian ia menemukan berkah di dalam segala
hal.
Ibnu Mas'ud meriwayatkan, bahwa Rasullah s.a.w.
selalu membaca ayat lima ini, baik ketika beliau
sedang berada dalam negeri atau sedang dalam
perjalanan dan dalam peperangan. Dalam
peperangan beliau selalu dapat mengalahkan orang
- orang kafir dan orang - orang munafik dan selalu
mendapat pertolongan.
Seandainya Ayat lima ini senantiasa diwiridkan oleh
seorang pejabat, niscaya akan timbul
kewibawaannya, dan disegani oleh orang yang
dipimpinya. Dan bisa mengalahkan musuh -
musuhnya.
Amiril mukmimin 'Ali bin Abi Thalib berkata
barangsiapa membacanya tiap - tiap hari atau
membaca tulisannya, niscaya Allah menyeruh
12.000 malaikat dengan membawa senjata dari nur
untuk menjaga orang tersebut dari bencana dan
bala'. Dunia dibangunkan  rumah di dalam Syurga
sebanyak 600 tingkat yang terbuat dari mutiara
yang merah.
Barangsiapa membaca dimuka orang yang ditakuti
insya Allah orang yang ditakuti tersebut tiada
kuasa untuk berbuat kejelekan kepadanya.
Bila anda mempunyai musuh, dan anda
menghendaki perlindungan dari Allah, maka
bacalah 3 kali pagi dan sore insya Allah anda akan
terhindar dari kejahatan musuh anda.

Ulama Yang Tak Sempat Menikah Hingga Wafat

Ulama adalah pewaris Nabi. Dari merekalah kita
menanyakan setiap hukum syariah, fiqih, tata cara
ibadah setelah wafatnya Rasulullah Muhammad
Shalallahu'alaihi wasallam beserta para Sahabat
Radhiallahuanhum. Dari sekian banyaknya ulama-
ulama shaleh, ada beberapa ulama yang melajang
dan tak sempat menikah hingga wafatnya. Ini
bukan berarti mereka tidak mengamalkan perintah
agama dan sunnah Rasul, tetapi ada alasn
tersendiri yang membuat para alim ulama ini
melajang hingga wafatnya mereka. Berikut nama-
nama ulama yang tak sempat menikah tersebut;

1. Abdullah bin abu najih al-makki
Seorang tabiut tabi'in orang yang tsiqah, tampan,
dan fasih berbicara, tetapi sayangnya beliau
menjadi pengikut paham qadariyah dan melakukan
bid'ah dalam masalah qadar. Beliau mufti makah
setelah wafatnya
Amru bin Dinar. Wafat 131 H.

2. Abu abdurahman yunus bin habib al-bashri
90-182 H
Beliau seorang sastrawan dan ahli nahwu. Banyak
ulama' yang belajar kepadanya seperti, Imam
Sibawaih, al-Kisa'I dan al-Farra'.

3. Husain bin ali al-ju'fi 119-203 H
Orang sabar tsiqah dari Kufah. Humaid bin Rabi' al-
Khazza berkata, "Kmi telah menulis 10.000 hadits
lebih dari Husain bin Ali al-Ju'fi.

4. Abu nashr bin al-harits 150-227 H
Lahir di Marwa 150 H kemudian pindah ke
Baghdad. Beliau meriwayatkan hadits dari Hammad
bin Ziad, Abdullah bin Mubarak, Abdurrahman bin
Muhdi, Malik bin Anas, Abu Bakr bin Iyasy, Fudhail
bin Iyadh dan lain-lain.
Dan banyak yang meriwayatkan hadits darinya
seperti, Imam Ahmad bin Hanbal, Ibrahim al-Harbi,
Zahir bin Harb, Sari as-Saqathi, Abbas bin Abdul
Adzim, Muhammad bin Hatim dan lain-lain. Usia 77
tahun.

5. Hannad bin as-Sariy 152-243 H
Ulama' yang suka menangis, ulama' hadits dari
Kufah. Diberi gelar raghib kufah (pendeta kufah)
karena tidak menikah. Usia 91 tahun.

6. Abu ja'far ath-thabariy 224-310 H
Beliau ahli tafsir, hadits, dan fiqih. Lahir di daerah
Amula Negara Tabaristan. Suka mengembara ke
Khurashan, Irak, sayam, dan Mesir untuk menuntut
ilmu. Telah hafal al-Qur'an pada umur 7 th,
menjadi imam shalat sejak umur 8 th, menulis
hadits sejak umur 9 th, mengembara ke daerah
lain untuk menuntut ilmu sejak umur 12 th (236 H),
menulis kitab sebanyak 40 lembar selama 40 th.
Beliau memasuki kota Baghdad setelah Imam
Ahmad wafat (241 H), sehingga tidak sempat
bertemu dengannya.
Karya beliau, yaitu:
1. Jami' al-Bayan fi Wujuhi Ayi al-Qur'an
2. Tarikh ar-Rasuli wal Anbiya' wal Muluk wal
Umam
3. Tadzib al-Atsari wa Tafshil ats-Tsabit an
Rasulillah n min al-Akhbari (belum selesai)
4. Adab an-Nufus al-Jayyidah wal Akhlaq an-
Nafisah
Abu Ja'far menulis hadits dari Ibnu Humaid
sebanyak 100.000 hadits lebih ketika mengadakan
perjalanan ke Kufah. Beliau mendengar hadits dari
Abu Kuraib 100.000 hadits lebih. Usia 86 th. Banyak
orang yang menshalatinya di atas kuburannya
selama berbulan-bulan siang dan malam.

7. Abu bakar bin al-anbariy 271-328 H
Lahir di Baghdad, hafal 300.000 bait sya'ir yang
memperkuat makna-makna al-Qur'an, hafal 120
tafsir al-Qur'an lengkap dengan sanad-sanadnya,
cepat meghafal. Beliau meninggalkan sekitar 30
kitab masing-masing kitab terdiri dati 50.000
lembar halaman lebih.

8. Abu ali al-farisi 288-377 H
Lahir di kota Fasa Negara Persia. Pada tahun 307
H pergi ke Baghdad untuk mencari ilmu dan tinggal
disana dan melakukan pindah-pindah tempat dan
kota. Usia 89 th. Meninggalkan sekitar 25 kitab
tentang ulumul qur'an dan bahsa Arab.

9. Abu nashr as-Sijzi wafat 444 H
Nama lengkapnya Ubaidilah bin Said Hakim bin
Ahmad al-Waili al-Bakari. Beliau hafidz, imam para
ahli hadits pada masanya. Abu Ishaq al-Habbal
berkata, "Pada suatu hari, aku berada di rumah
Abu Nashr . Tiba-tiba ada seorang yang mengetuk
pintu, maka aku berdiri membukakannya.
Ternyata, dia seorang wanita yang membawa
sebuah kantong uang berisi 1000 dinar. Dia
meletakkkannya dihadapan Abu Nashr dan berkata,
"Gunakanlah uang ini sesukamu !' Abu Nashr pun
bertanya, "Apa maksudmu?`
Wanita itu menjawab, "Menikahlah denganku.
Sebenarnya aku tidak ingin menikah, tetapi aku
hanya ingin membantumu."
Mendengar itu, syaikh Abu Nashr menyuruh wanita
tersebut untuk mengambil kantong berisi uang itu
dan membawanya keluar.
Setelah wanita itu keluar syakh Abu Nasrh berkata,
"Aku datang dari negeriku Sajastan dengan niat
menuntut ilmu. Jia aku menikah, maka niatku itu
akan luntur dan melemah. Oleh karena itu, aku
tidak akan melakukan sesuatu yang dapat
memalingkanku dari menuntut ilmu.` Beliau wafat
di Makah.

10. Abu sa'ad as-samman 371-445 H
Beliau seorang hafidz, zuhud, menguasai ilmu
qira'at, hadits, rijal, fara'id dan hisab. Beliau belajar
kepada 3000 ulama` pada masanya. Dengan
melakukan perjalanan ke Irak, Syam, Hijaz dan
Maghrib. Beliau berkata, "Barangsiapa yang tidak
menulis hadits, maka ia tidak bisa merasakan
manisnya islam." Wafat di kota Rayyi dalam
keadaan senyum, dan dimakamkan di gunung
Tabarak, dekat makam imam asy-Syaibani, dalam
usia 74 th.

11. Abu barakat al-baghdadi 462-538 H
Beliau seorang hafidz, alim dan ahli hadits dari
Baghdad. Beliau mendengarkan hadits dari Abu
Muhammad Hazarmurdi ash-Sharifini, Abu Husain
bin Naqur, Abu Qasim Abdul Aziz bin Ali Anmathi,
Ali bin Muahammad al-Bundar dan lain-lain. Karya
beliau seperti kitab al-Ja`diyat, Musnad Ya'kub al-
Fasawi, Musnad Ya`kub al Fawasi, Musnad Ya'kub
as-Sadusi dan intiqa al-Baqqal. Dan banyak juga
ulama` yang meriwayatkan hadits darinya, seperti
Ibnu Jauzi, Abu Sa'ad as-sam'ani, Ibnu Sakir dan
Ibnu Asakir dan lain-lain. Usia 76 th.

12. Abu al-qasim az-Zamakhsyari 467-538 H
Lahir di desa Zamkhasyar (daerah Khuwarazmi)
dan wafat di desa Jurjaniyyah (daerah
Khuwarazmi) pada malam Arafah. Mendapat gelar
Farid al-Ashri (ahli bahasa, sastra, nahwu dan
adab), fakhru Khuwarazmi kebanggaan bangsa
Khuwarazmi), dan jarullah (tetangga Allah).
Beliau menganut madzhab Mu`tazilah yang didapat
dari gurunya yang sangat beliau cintai Abu Mudhar
dan penduduk Khuwarazmi banyak yang menganut
madzhab Mu'tazilah. Karya beliau sekitar 50 kitab,
Imam Ibnu Arabi Jamrah sangat berhati-hati dalam
membaca kitab-kitabnya karena banyak ajaran
mu'taziyah yang disisipkan di dalamnya. Usia 71
th.

13. Ibnu Khasyab 492-567 H
Nama aslinya Abdullah bin Ahmad bin Khasyab al-
Hanbali al-Baghdadhi. Seorang ahli nahwu pada
zamannya, bahkan ada yang mengatakan bahwa
derajatnya setingkat dengan Abu Ali al-Farisi, ahli
tafsir, hadits, fara'id, mantiq, filsafat, lughah, dan
hisab. Beliau dalam bidang hadits dikenal dengan
perawi yang tsiqah, jujur, mulia dan menjadi hujjah.
Akan tetapi beliau kurang menjaga sikap dan
penampilan sebagai orang yang berilmu. Beliau
bakhil baik dalam berpakaian dan segi-segi
kehidupan lainnya, senang bermain catur di pinggir
jalan, berkumpul dengan para pecinta binatang
kera dan binatang lainnya, suka bercanda dan
bermain-main. Sorban di kepalanya tidak pernah
dicuci sampai hitam.
Disamping itu tidak ada seorang ulama pun yang
wafat kecuali Ibnu Khasab telah membeli kitabnya,
sehingga hampir memiliki semua kitab karangan
para ulama' dalam berbagai bidang.

14. Ibnu al-manni 501-583 H
Nama aslinya Abu Fathi Nasihuddin al-Hanbali
ulama' Irak ahli fiqih belajar dari Abu Bakr ad-
Dinawari. Meninggal pada hari Sabtu 4 Ramadhan
dan dimakamkan pada hari Ahad. Masyarakat
datang dari berbagai daerah dan sangat banyak.
Karena merasa khawatir akan terjadi hal-hal yang
tidak diingginkan, maka para penguasa
menugaskan sejumlah pasukan bersenjata untuk
mengawal jenazah beliau.

15. Jamaluddin abu al-hasan 586-646 H
Dilahirkan di kota Qifthi, Mesir dan dibesarkan di
Kairo. Beliau seorang qadhi (haim). Mengarang
banyak kitab. Sebelum wafat beliau mewasiatkan
agar kitab-kitabnya diserahkan kepada Nashir
(pemua Halab). Kitab-kitabnya bernilai 50.000
dinar.

16. Imam Nawawi 631-676 H
Nama lengkapnya Muhyiddin Abu Zakaria Yahya
bin Syaraf an-Nawawi al-Hizami al-Haurani asy-
Syafi'i. beliau menghafal kitab at-Tanbih dalam
waktu empat setengah bulan. Dalam tahun yang
sama beliau berhasil membaca dan menghafal
seperempat kitab al-Muhadzdzab.
Beliau tidak pernah memakan buah-buahan. Beliau
berkata, "Aku tidak mau memanjaan tubuhku,
karena hal itu akan menyebabkan kantuk selalu
datang." Dalam satu hari satu malam, beliau hanya
makan dan minum sekali saja ketika sahur.
Karya beliau:
1. Syarh shahih muslim
2. Riyadhus shalihin
3. al-Adzkar
4. al-Arba'in
5. al-Irsyad fie Ulum al-Hadits
6. al-Mubhamaat
7. Tahrir al-Alfadz li at-Tanbih
8. al-Umdah fie Tashhih at-Tanbih
9. al-Idhah fi Manasik
10. at-Tibyan fie Adabi Hamlati al-Qur'an
11. Fatawa
12. ar-Raudhah
13. al-Majmu'
17. Ibnu taimiyah 661-728 H
Beliau telah mengarang 500 kitab. Dalam usia 19
tahun telah memberikan fatwa dan menyusun
kitab. Beliau ahli nahwu, hadits dan tafsir. sehingga
ada yang berkata, "Setiap hadits yang tidak
diketahui oleh Ibnu Taimiyah adalah bukan hadits."
Beliau dijadikan sebagai referensi umat islam
dalam kutub tisah dan musnad.
Beliau sering keluar masuk penjara sehingga wafat
dalam penjara. Ketika wafat sekitar 60.000 orang
datang melayat dan memakamkan jenazahnya.

18. Basyir al-ghazzi 1274-1330 H
Lahir di kota Halab. Nama lengkapnya Muhammad
Basyir bin Muhammad Hilal al-Halabi. Dijuluki al-
Ghazzi, karena beliau dibesarkan di rumah
saudara seibunya yang bernama Syaih Kamil al-
Ghazzi al-Halabi. Beliau mulai menghafal al-
Qur'an umur 7 tahun dan berhasil mengahafalnya
selama satu tahun. Beliau ahli ilmu jam tangan,
nahwu menghafal al-Fiyah dalam waktu 20 hari.

19. Abu al-wafa' al-afghani 1310-1395 H
Lahir di daerah Khandahar, Afghanistan.
. Karimah binti ahmad al-marwaziyyah 365-463 H
Lahir di Marwa dan wafat di Makkah. Nama
lengkapnya Karimah binti Ahmad bin Muhammad
bin Abu Hatim al-Marwaziyah. Beliau seorang ahli
hadits dan mengarang banyak kitab sekitar 100
kitab.

Beberapa KHASIAT AYAT KURSIY

Khasiat Ayat Kursi:

1. Sesiapa yang membaca ayat Kursi dengan
istikamah setiap kali selesai sembahyang
fardhu, setiap pagi dan petang, setiap kali
masuk kerumah atau kepasar, setiap kali
masuk ke tempat tidur dan musafir, insyaallah
akan diamankan dari godaan syaitan dan
kejahatan raja-raja (pemerintah) yang kejam,
diselamatkan dari kejahatan manusia dan
kejahatan binatang yang memudharatkan.
Terpelihara dirinya dann keluarganya, anak-
anak nya, hartanya, rumahnya dari kecurian,
kebakaran dan kekaraman.

2. Terdapat keterangan dalam kitab Assarul
Mufidah, barang siapa yang mengamalkan
membaca ayat kursi, setiap kali membaca
sebanyak 18 kali, inyaallah ia akan hidup
berjiwa tauhid, dibukakan dada dengan
berbagai hikmat, dimudahkan rezekinya,
dinaikkan martabatnya, diberikan kepadanya
pengaruh sehingga orang selalu segan
kepadanya, diperlihara dari segala bencana
dengan izin Allah s.w.t.

3. Salah seorang ulama Hindi mendengar dari
salah seorang guru besarnya dari Abi
Lababah r.a, membaca ayat Kursi sebanyak
anggota sujud (7 kali) setiap hari ada benteng
pertahanan Rasulallah s.a.w.
4. Syeikh Abul ‘Abas alBunni menerangkan:
“Sesiapa membaca ayat Kursi sebanyak
hitungan kata-katanya (50 kali), di tiupkan
pada air hujan kemudian diminumnya, maka
inysyaallah tuhan mencerdaskan akalnya dan
memudahkan faham pada pelajaran yang
dipelajari.

5. Sesiapa yang membaca ayat Kursi selepas
sembahyang fardhu, Tuhan akan
mengampunkan dosanya. Sesiapa yang
membacanya ketika hendak tidur, terpelihara
dari gangguan syaitan, dan sesiapa yang
membacanya ketika ia marah, maka akan
hilang rasa marahnya.

6. Syeikh alBuni menerangkan: Sesiapa yang
membaca ayat Kursi sebanyak hitungan
hurufnya (170 huruf), maka insyaallah, Tuhan
akan memberi pertolongan dalam segala hal
dan menunaikan segala hajatnya, dam
melapangkan fikiranyan, diluluskan rezekinya,
dihilangkan kedukaannya dan diberikan apa
yang dituntutnya.

7. Barang siapa membaca ayat Kursi ketika
hendak tidur, maka Tuhan mewakilkan dua
malaikat yang menjaga selama tidurnya
sampai pagi.

8. Abdurahman bin Auf menerangkan bahawa, ia
apabila masuk kerumahnya dibaca ayat Kursi
pada empat penjuru rumahnya dan
mengharapkan dengan itu menjadi penjaga
dan pelindung syaitan.

9. Syeikh Buni menerangkan: sesiapa yang takut
terhadap serangan musuh hendaklah ia
membuat garis lingkaran denga nisyarat
nafas sambil membaca ayat Kuris. Kemudian
ia masuk bersama jamaahnya kedalam garis
lingkaran tersebut menghadap kearah musuh,
sambil membaca ayat Kursi sebayak 50 kali,
atau sebanayk 170 kali, insyaallah musuh
tidak akan melihatnya dan tidak akan
memudharatkannya.

10. Syeikul Kabir Muhyiddin Ibnul Arabi
menerangkan bahawa; sesiapa yang
membaca ayat Kursi sebayak 1000 kali dalam
sehari semalam selama 40 hari, maka demi
Allah, demi Rasul, demi alQuran yang mulia,
Tuhan akan membukakan baginya pandangan
rohani, dihasilkan yang dimaksud dan diberi
pengaruh kepada manusia. (dari kitab
Khawasul Qur’an)

PENJELASAN TENTANG AYAT KURSI

Assalamualaikum wr.wb

Dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan berkah dan rahmatnya kepada kita semua.
Kali ini saya  akan memuat Artikel PENJELASAN TENTANG AYAT KURSI.

Ayat Kursi diturunkan pada suatu malam setelah hijrah. Menurut riwayat, ketika ayat Kursi diturunkan disertai dengan beribu-ribu malaikat sebagai pengantarnya, karena kebesaran dan kemuliaanya. Rasulullah s.a.w segera memerintahkan kepada penulis Al-Qur'an, yaitu Zaid bin Tsabit agar segera menulisnya dan menyebarkanya.

Ada terdapat sembilam puluh lima (95) buah hadits yang menjelaskan fadlilah ayat Kursi. Sebabnya di sebut ayat ini dengan ayat Kursi, karena di dalamnya terdapat perkataan Kursi, artinya tempat duduk yang megah lagi yang mempunyai martabat.

Dan bukan yang di maksud dengan kursi ini tempat duduk Tuhan, tetapi adalah Kursi itu adalah syiar atas Kebesaran Tuhan.
Tuhan Jadikan kursi meliputi tujuh lapis langit dan bumi, kebesaran tujuh lapis langit dan bumi jika dibandingkan dengan kebesaran kursi adalah seumpama serumpun pohon di tengah padang pasir yang luas. Di samping kiri dan kanan kursi megah itu di jadikan pula beribu-ribu kursi yang kecil untuk menambah keindahan dan kemegahannya duduk pada tiap-tiap kursi itu malaikat yang membaca ayat Kursi dan malaikat yang menulis pahala orang yang membaca ayat Kursi itu.

Sekian PENJELASAN TENTANG AYAT KURSI.
Semoga Bermanfaat.

Wassalamualaikum wr.wb